Tips Memilih Dana Darurat untuk Kaum Milenial
![]() |
| Menyiapkan dana darurat/copyright https://unsplash.com/@belart84 |
Pasti banyak diantara kamu bingung, dana darurat itu apa sih? Fungsinya apa? Dana darurat adalah dana yang harus kamu siapkan sebagau cadangan jika terjadi hal yang di luar kendali dan rencanamu. Misalnya, kamu harus dirawat di rumah sakit dan asuransi tidak mengcovernya, kamu diberhentikan dari tempatmu bekerja. Dana inilah yang bisa kamu gunakan untuk mengcover biaya hidupmu.
Besarnya dana darurat pun disesuaikan dengan kondisimu saat ini. Misalnya jika kamu single dan tidak memiliki tanggungan, siapkan dana daruratmu 3 kali pengeluaran bulanan, jika kamu seorang suami/istri dengan 1 anak maka minimal menyiapkan dana darurat 6 kali pengeluaranmu setiap bulannya.
Lalu instrumen keuangan apa yang harus dipilih untuk menyimpan dana darurat ini? Simak penjelasannya di bawah ini.
Pilih Instrumen Keuangan yang Liquid
Fokus dari dana darurat adalah mudah dicairkan/liquid, jadi pastikan dana disimpan di instrumen keuangan yang liquid. Produk perbankan seperti deposito banyak diminati untuk menyimpan dana darurat yang kamu miliki. Selain besarnya bunga yang didapat, keamanan dana pun bisa dipertanggung jawabkan.
Menyimpan dana di Flexi Saver milik Jenius pun bisa menjadi pilihan. Mengapa Flexi Saver dari Jenius ini dipilih? Bunga yang diberikan lumayan dan biaya bulanannya tidak bikin sakit hati, dan seperti yang saya jelaskan di depan dana darurat difokuskan pada instrumen yang liquid.
Buka Rekening Khusus
Jika kamu termasuk yang boros dan sulit mengatur keuangan, maka membuka rekening khusus untuk dana darurat sangat disarankan. Pilih tabungan yang tidak membutuhkan biaya administrasi yang mahal dan setoran awalnya tidak terlalu besar.
Menyiapkan dana darurat tidak perlu terburu-buru, kuncinya adalah komitmen. Siapkan dengan perlahan dan alokasikan dana yang kamu miliki dengan komitmen yang kuat. Dana darurat sifatnya jangka panjang jadi pilih instrumen keuangan yang minim risiko.
Jadi, sudahkah dana daruratmu terpenuhi?

Komentar